Monday, 1 June 2015

Eksplore Gresik : Penangkaran Rusa Bawean Hingga Menikmati Sunset di Tanjung Gaang

Tulisan ini late post banget kata anak instagram. karena nulisnya udah lama dan ternyata cuma kesimpan di draft. ini tu ya kaya masak nasi di magic com tpi kabel listriknya belum dicolokin (ah gue lebay banget)

nah setelah menghabiskan waktu ke beberapa air terjun di pulau kecil bawean serta ke danau kastoba yang jalannya sedikit bikin ngos - ngosan. kita lanjutkan perjalanan darat untuk melihat lapangan terbang (lapter) Bawean. Waktu bulan maret aku berkunjung kesini tu lapangan ini lagi proses pembangunan. letaknya di sebelah pantai jalur lingkar luar bawean. kata mas han (tour guide) kami, akhir tahun 2015 lapter ini akan beroperasi.tap entahlah aku belum tahu update terkini.



Foto narsis dengan gaya gak jelas sebagai bukti sejarah bahwa kita sudah menginjakkan kaki disini udah trus kita lanjutkan perjalanan lagi menuju penangkaran rusa bawean. Rusa bawean ini icon fauna Bawean dan juga dijadikan icon kabupaten gresik  Jalan yang dilalui masih sekitar hamparan laut dan hutan - hutan yang masih banyak kera berkeliaran.

Sebelum sampai ke penangkaran rusa kita diajak mampir ke sebuah air terjun yang terbentuk dari bekas tambang batu. serius aku lupa namanya. kita lihat aja ya penampakannya. airnya tu adem banget, dan hutan disekitar sini tuh lebat, trus jalanannya licin. hati2 biar gak terpeselet ya kawan.





Selesai foto kita lanjutkan perjalanan menuju penangkaran rusa bawean. dahulu penangkaran ini milik pribadi, salah seorang penduduk bawean yang peduli satwa langka. namun beberapa tahun terakhir penangkaran ini sudah dibeli dan dikelola pemerintah daerah kabupaten Gresik.
Untuk masuk penangkaran ini si gratis ya, cuma kasih aja uang yang pantas untuk penjaga penangkaran karena kita diperbolehkan masuk dan berfoto di dalam kandang rusa. penangkaran ini terletak di bukit yang sekelilingnya dijadikan kebun salak. tapi waktu kita kesini salaknya belum berbuah. jadi kita kedapetan lihat pohonnya aja.

Penangkaran Rusa Bawean

Bukit di sekitar penangkaran rusa bawean
Selesai dari penangkaran rusa, kita lanjutkan perjalanan menuju destinasi terakhir kunjungan kita kebawean kali ini.Tanjung Gaang, Tebing laut yang terkenal untuk menikmati sunset terindah di pulau bawean. 


Bagi pengendara sepeda motor seperti kami sie gak terlalu sulit jalannya walo jalannya kecil dan berkelok - kelok. namun jika menggunakan mobil harus hati - hati sekali ya nyetirnya. Setelah memparkir motor ditengah hutan kita lanjutkan jalan kaki melewati persawahan, pantai dan karang - karang terjal menuju ke tanjung Gaang. kurang lebih perjalanan selama 1 jam.








Dan akhirnya sampailah kita di tempat yang kita tuju, tanjung  Gaang. lelahnya berjalan itu lunas dan berasa dapet bonus setelah lihat pemandangan laut dari atas tanjung ini.







Demikian perjalanan 3 malam 3 hari  dipulau bawean. pengalaman yang tak akan terlupakan. memberi makna yang tidak terdeskripsikan dengan kata. yang pasti aku bahagia.


terimakasih khusus untuk mas han karena udah sabar banget nemenin kita keliling bawean, siapin kendaraan, nyiapin makanan, dan bosen - bosen jawab pertanyaan bawelku tentang destinasi yang kita kunjungi di Bawean.



Eksplore Bawean Bagian 1 klik disini
Eksplore Bawean Bagian 2 klik disini
Eksplore Bawean Bagian 3 klik disini
Eksplore Bawean Bagian 4 klik disini
Eksplore Bawean Bagian 5 klik disini

Friday, 29 May 2015

Coffe Morning, Ajang Sinergi 3 Pilar Satlantas Polres Gresik wujudkan Kamselticarlantas


AKP Happy Saputra menjelaskan tujuan pelaksanaan coffe morning


Satuan Lalu Lintas Polres Gresik mengadakan sebuah kegiatan Coffe Morning bersama dengan berbagai elemen masyarakat guna menjalin silaturahmi dan kerjasama dengan terkait kelancaran dan keselamatan berlalu lintas, pada Kamis  (21/5/2015) bertempat di Terminal Bunder Kabupaten Gresik.



Acara ini mengundang masyarakat yang beraktifitas sehari – hari disepanjang jalur Cerme dan Duduk Sampeyan seperti komunitas penjual kopi, tukang tambal ban, montir, ojek dan pedagang asongan. Turut hadir pula perwakilan Dinas perhubungan Kabupaten Gresik dan juga Muspika dari dua kecamatan yaitu camat Cerme, camat Duduk Sampeyan, Koramil dan kepala desa.


Melalui kegiatan ini Satlantas merespon permasalahan terkait tingginya angka kemacetan dan kecelakaan di kecamatan Cerme dan Duduk sampeyan dengan membuka akses masyarakat yang hadir sebagai kepanjangan tangan dalam menjalankan tugas kepolisian terutama membantu fungsi unit patroli dan unit laka lantas. Ini bukan berarti Satlantas melepas tanggung jawabnya, namun sebagai upaya mempercepat pelayanan dengan kondisi personil yang terbatas.

Masyarakat yang beraktifitas disepanjang jalur troublespot dan blackspot selain diposisikan sebagai pemberi informasi utama mengenai kondisi lalu lintas yang membantu unit patroli juga dibekali pengetahuan tentang menolong korban kecelakaan, cara meminta tolong kepada  masyarakat lainnya dan mengurai kemacetan pada acara tersebut.

Respon sangat positif dilontarkan oleh undangan yang hadir. Penjual kopi, tukang tambal ban, montir, ojek dan pedagang asongan sangat antusias membantu kinerja kepolisian lalu lintas. Bahkan dalam sesi tanya jawab, perwakilan dari mereka meminta dibekali pelatihan gaturlantas dan cara memberikan pertolongan pertama kecelakaan serta meminta peralatan seperti rompi, senter dan peluit.  Masyarakat sudah sangat menyadari bahwa apa yang mereka lalukan merupakan tugas mulia yang membantu sesamanya.


“Terimakasih atas respon positif atas program Satlantas ini, semua permintaan akan kami realisasikan. Pengetahuan dan peralatan memang diperlukan demi menjaga keamanan dan keselamatan. Jangan sampai kita yang niatnya menolong karena tidak punya pengetahuan malah jadi korban. Saya berharap acara seperti ini bisa berkelanjutan” tegas Kasatlantas Gresik AKP Happy Saputra disambut riuh tepuk tangan tamu undangan. (fe)